WELAS ASIH DALAI LAMA TERHADAP MUSLIM ROHINGYA
Salah satu pemimpin umat Buddha di Myanmar adalah Wiseitta Biwuntha, sering disapa Yang Mulia Ashin Wirathu. Dialah salah satu tokoh yang mengobarkan gerakan antimuslim dikenal dengan nama 969. Wirathu mengatakan dia ingin geraklan biksu radikal 969 di pimpinnya bisa melindungi warga Buddha Myanmar dari minoritas muslim. Wirathu pernah dipenjara akibat mengobarkan kerusuhan SARA, namun mendapat amnesti dan bebas. Kelakuan Wirathu ini menuai protes dunia. Salah satu yang berkali-kali menyerukan agar Wirathu menghentikan aksinya adalah pemimpin spiritual Tibet Dalam Lama.
Dalai Lama mengungkapkan kesedihannya atas kekerasan yang terjadi hingga menyatakan bahwa Sang Buddha akan menyelamatkan umat Muslim Rohingya dari penderitaannya. Selain menyatakan keprihatinan dan dukungannya, Dalai Lama juga menyerukan agar pemerintah Myanmar mengikuti ajaran Buddha agar menghentikan penderitaan warga muslim Rohingya. Tahun 2015 lalu di hari ulang tahunnya yang ke 79 dia menyerukan seluruh umat Buddha di Myanmar dan Sri lanka untuk menghentikan kekerasan terhadap umat Islam.
Buddha mengajarkan cinta dan kasih sayang. Jika Buddha ada di sana, dia akan melindungi muslim dari serangan umat Buddha. Dalai Lama juga menyerukan para biksu Myanmar memperlakukan umat muslim di negeri itu dengan baik sesuai ajaran Buddha. Dia meminta Aung San Suu Kyi melindungi hak kaum Rohingya. "Wahai para biksu Myanmar, saya mohon, saat kalian marah kepada saudara muslim, ingatlah ajaran Buddha," kata pemimpin umat Buddha itu dalam jumpa pers usai acara konferensi hak asasi di Ibukota Praha, Republik Ceko.

No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.