Saturday, September 30, 2017

MEIKARTA BUKTIKAN DIRI RAMAH LINGKUNGAN

MEIKARTA BUKTIKAN DIRI RAMAH LINGKUNGAN



Jakarta memang sudah tidak kondusif lagi untuk tempat tinggal dalam beberapa tahun ke depan karena sudah penuh sesak. Masyarakat butuh kota baru yang lebih ramah lingkungan. Lippo Group mampu membaca kebutuhan masyarakat dan menghadirkan kota baru lewat megaproyek Meikarta.
Green City atau kota hijau merujuk pada konsep pembangunan kota berkelanjutan dan ramah lingkuingan yang dicapai dengan strategi pembangunan seimbang antara pertumbuhan ekonomi, kehidupan sosial dan perlindungan lingkungan.

Tujuan dari green city sendiri untuk menghasilkan sebuah pembangunan kota berkelanjutan, tapi dengan menguraqngi dampak negatif pembangunan terhadap lingkungan. Green City menuntut perencanaan tata guna lahan dan tata bangunan yang ramah lingkungan dan penciptaan tata ruang yang aktraktif dan estetik. Konsep inilah yang diusung oleh Lippo Group dalam mengembangkan kota masa depan Meikarta.

Ke depannya Central Park tidak hanya berfungsi sebagai taman biasa saja. Tapi ruang terbuka hijau yang satu ini diciptakan dengan konsep tata ruang yang aktraktif dan estetik. Central Park ini juga akan mengusung konsep yang sama seperti Central Park yang ada di New York. Lokasinya berada di dekat apartemen yang menyatukan pedestrian, hunian, dan taman. Pengelolaan sampahnya juga menggunakan teknologi pengelolaan yang baik agar tidak mengganggu kelestarian lingkungan.

Meikarta juga memiliki sebuaqh danau seluas 25 hektar yang berada di Central Park. Danau ini tak hanya mempercantik pemandangan di Central Park saja. Tapi juga berfungsi untuk penanggulangan banjir dan menjaga ketersediaan air tanah yang bersih di Meikarta.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.