SEORANG IBU HAJI YANG PULANG HANYA BERSAMA PASPOR SUAMI
Masih terbayang di benaknya saat beragkat bersama dan kini pulang ke Tanah Air tanpa suami. Dialah Neneng Hasanah (52) yang saat itu baru saja tiba di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Suaminya Ahmad Dumayati (52) meninggal saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Dua tas paspor masih menggantung di leher Neneng. Satu miliknya dan satunya lagi milik almarhum suaminya. Dia masih teringat betul kenangan bersama suami saat tiba di asrama Pondok Gede sebelum berangkat ke Arab Saudi.
Beribadah ke Tanah Suci bersama pasangan tentu menjadi harapan semua orang. Begiyu pula harapan Neneng dan Dumyati. Tapi takdir berkehendak lain. Sang suami lebih dulu dipanggil Yang Maha Kuasa di Tanah Suci. Ahmad Dumyati wafat di Tanah Suci karena stroke ringan kata Neneng. Kini Neneng pulang sendiri tanpa suami, hanya tas paspor saja yang menjadi milik Neneng satu-satunya. Neneng sempat terguncang saat kehilangan suami tercintanya. "Alhamdulillah ada teman-teman dan ketua rombongan yang menguatkan saya," ujarnya. Dukungan jemaah lain selama pelaksanaan ibadah haji membantu warga Cilincing Jakarta Utara ini lebih tegar dalam menghadapi masa dukanya.
Almarhum sebelumnya memiliki riwayat sakit. Namun ketika berangkat dalam keadaan sehat dan layak diberangkatkan. "Sakit gula, tapi pas mau berangkat ga ada keluhan apa-apa," kata Neneng lirih. Dumyati sempet dirawat selama sepekan di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah karena mengalami stroke ringan. Sebelum meninggal, almarhum sempat melaksanakan ibadah umrah wajib serta sekali umrah sunah.

No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.