WARGA MUSLIM YANG RAJIN SALAT MASUK PENJARA
Seorang muslim keturunan Kazakh ditangkap oleh pemerintahan China hanya karena dia rajin sholat lima waktu. Insiden itu terjadi di Desa Hongtai, Daerah Fuyun, Prefektur Altay, Provinsi Xinjiang, China. Nama etnis muslim Kazakh itu adalah Mahathir Halaman (33), dia ditangkap dan divonis satu tahun penjara oleh pengadilan setempat. Mahathir dipenjara selama satuh tahun hanya karena rajin salat lima waktu, dan juga karena memiliki saudara dan teman sedang belajar di Turki.
Setelah putusan dijatuhkan aparat keamanan mendatangi keluarga Mahathir dan mengancam mereka supaya tidak mengumbar perkara itu kepada orang lain. Seorang kawan dekat menyatakan kalau Ayah dan Ibu Mahathir kini diawasi oleh polisi dan dilarang meninggalkan rumah. Aparat keamanan juga mengancam kerabat serta sejawat Mahathir supaya tak buka mulut atau bakal menanggung akibatnya.
Jumlah etnis Kazakh di China diperkirakan mencapai 1,5 juta orang. Mereka menjadi target persekusi pemerintah rezim komunis China, di samping etnis Uighur, Hui, dan kaum minoritas pemeluk Islam lainnya. Mereka dilarang mengenakan pakaian yang Islami. Bahkan, mahasiswa dan mahasiswi muslim dilarang beribadah di seluruh kampus di China.Jika hendak bepergian dan belajar keluar negeri, mereka hanya diberi waktu selama enam bulan.

No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.