WALIKOTA TEGAL TELAH DITANGKAP OLEH PIHAK KPK
Walikota Tegal Siti Matisha Soeparno di tangkap oleh Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT). Seorang Petugas Satpol PP Kota Tegal yang bernama Mufid mengatakan Siti Masitha dibawa ke mobil usai memberikan pemaparan dan evaluasi pembangunan Kota Tegal di Gedung Adipura di Kompleks Pendopo Kota Tegal.
Saat sedang melakukan pemaparan ada seorang petugas KPK yang ingin menerobos masuk ruangan. Tetapi tidak diizinkan oleh petugas satpol PP tersebut. Kemudia Petugas KPK tersebut ingin mendobrak pintu dan mengatakan kalau ini adalah tugas Negara. Tapi tetap ditahan oleh petugas Satpol PP. Akhirnya sang petugas KPK itu pun menunggu sampai Masitha selesai memberikan pemaparan. Tidak lama berselang akhirnya Masitha tertangkap oleh petugas KPk tersebut dan dibawa ke dalam mobil.
Direktur RSUD Kardinah Kota Tegal Abdal Hakim Tohari dan Direktur Keuangan Cahyo Supriadi juga turut dibawa dalam OTT KPK itu. Siti Masitha menerima suap sebesar Rp 300 juta terkait proyek fisik ICU RSUD Kardinah. Penyidik juga menyita sejumlah uang yang diduga menjadi alat suap yang ditempatkan dalam sejumlah tas. Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan timnya melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Walikota Tegal Siti Masitha Soeparno.
Setelah berita tersebut terungkap, sejumlah warga mendatangi rumah dinas walikota Tegal di kompleks Balaikota Tegal dengan membentangkan spanduk bertuliskan "Keadilan Untuk Rakyat Kota Tegal". Mereka sangat bersuka cita dan merasa kegirangan dengan berita tersebut.

No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.