MUSLIMAH MELAYU YANG JADI PRESIDEN SINGAPURA
Ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah Singapura. Negeri Marlion itu dipastikan akan dipimpin oleh seorang presiden wanita muslimah. Dia adalah Halimah Yacob, Mantan Ketua Parlemen Singapura. Halimah menjadi sorotan dunia karena dia berasal dari etnis Melayu, sesuatu yang jarang terjadi di negara ini. Pemilihan umumSingapura bakaldihelat pada pekan kedua September. Namun hanya Halimah yang berhasil mengantongi Certificate of Eligibility oleh Komisi Pemilihan Presiden Singapura.
Meski wilayah Singapura hanya sekitar 710 kilometer persegi dan populasinya kurang dari 6 juta orang, namun perekonomian Singapura merupakan pusat finansial keempat terbesar dunia. Pada tahun lalu, Produk Domestik Bruto (PDB) kotor Singapura melampaui US$90.000 atau dua kali lipat dari PDB Perancis dan tiga kali lipat dari pendapatan per kapita Italia.
Halimah Yacob yang mantan Ketua DPR Singapura ini lahir 23 Agustus 1954. Dia lahir di Queen Street, dan merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Ayahnya berasal dari etnis India dan Ibunya dari etnis Melayu. Adapun Ayah sang suami berasal dari Yaman dan Ibu suami juga dari etnis Melayu. Pada 1962 ayahnya meninggal dunia saat dia berusia delapan tahun. Sejak saat itu, kehidupan Halimah kecil cukup sulit. Ibunya berjualan nasi Padang dengan gerobak di Shenton Way, sebelum akhirnya berhasil membeli kios.
Pada akhir 1960, Halimah bersekolah di Singapore Chinese Girl's dan menjadi satu dari sedikit warga Melayu di sekolah itu. Kemudian di tahun 1970 dia melanjutkan sekolah ke Tanjong Katong Girls dan University of Singapore dimana dia lulus sebagai sarjana hukum. Halimah mulai masuk ke dunia politik pada 2001 atas desakan Perdana Menteri Goh Chok Tong. Sejak saat itu dia ikut berpartisipasi dan menang dalam empat pemilihan umum.
Pada 11 September 2015, Ibundanya meninggal dunia di usia 90 tahun tepat di Hari Pemilihan Umum 2015. Halimah mengaku sangat dekat dengan sang Ibu, dan mengklaim hari itu adalah momen tersedih dalam hidupnya. Kini Halimah kembali mengukir sejarah. Tepat 11 September 2017 dia terpilih sebagai Presiden wanita pertama Singapore.

No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.