PEREMPUAN YANG DIPOLIGAMI RENTAN DEPRESI, SAKIT BAHKAN MENGAMUK
Menurut Dr.Heba Sharkas, seorang konselor di Al Amal Centre yang berfokus pada masalah keluarga di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, para perempuan yang berpoligami akan mengalami masalah emosional. "Dalam kasus serius dimulai dengan depresi, amuk amarah, atau bahkan sakit. Itu semua tergantung dari rasa toleransi dan rasa sabar yang diperlihatkan sang istri," ujar Dr.Sharkas.
Sebelum menikah lagi, Dr. Shakas menyarankan afgar para pria berbicara dengan istri pertamanya dulu. Kemukakan alasan kenapa harus ada istri kedua dalam pernikahan mereka. Jika ini tidak dilakukan, atau terjadi tanpa seizin istri pertama, pernikahan kedua akan berjalan peniuh rasa cemburu dan amarah.
Seperti dikatakan Dr.Rana Raddawi seorang pendamping profesor di Departemen Inggris, American University of Sharjah, perempuan dalam hubungan poligami umumnya merasa ditelantarkan dan cemburu. Kesimpulan ini ia lakukan pada 100 perempuan Arab yang terlibat dalam pernikahan poligami. "Saya memiliki banyak kenalan dan anggota keluarga yang terlibat dalam poligami dan mereka menderita karenanya," ujar Dr.Rana.

No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.