85 Orang Di Somalia Tewas Akibat Bom Kembar
Ledakan bom kembar melanda persimpangan di jantung ibu kota Mogadishu, Somalia, kemarin. Jumlah korban tewas dari kejadian ini mencapai 85 orang dan 100 lainnya luka-luka.
Serangan tersebut merupakan salah satu serangan paling mematikan oleh militan Islam sejak 2007.
Presiden Mohamed Abdullahi Farmaajo mengumumkan tiga hari berkabung nasional dan meminta sumbangan darah dan dana untuk korban serangan yang terjadi kemarin.
Polisi mengatakan sebuah truk berisi bom meledak di luar sebuah hotel di persimpangan K5. Ada kantor pemerintah, restoran dan kios. Ledakan ini bisa meratakan beberapa bangunan dan membuat puluhan kendaraan terbakar.
Dua jam kemudian, ledakan lain mengguncang distrik Madinah.
Petugas kepolisian Mohamed Hussein mengatakan, jumlah korban diperkirakan akan meningkat.
Saat ini polisi dan dinas darurat mencari puing bangunan yang hancur. Mereka juga menemukan belasan mayat, kebanyakan dibakar karena tidak dikenali.
Ratusan orang datang ke persimpangan untuk mencari anggota keluarga yang hilang. Polisi juga mengepung daerah itu untuk keamanan.
Tidak ada klaim tanggung jawab langsung, meskipun kelompok militan Islam Syabaab asy, yang bersekutu dengan al Qaeda, melakukan serangan reguler di ibu kota dan bagian lain negara tersebut.
No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.