PRIA ASAL PROBOLINGGO SEMBAH MATAHARI
Misnadi Abdullah alias Adi Warga Desa Krobungan Kecamatan Kruscil Kabupaten Proboliggo bikin geger lantaran menyembah matahari.
Bahkan dia memaksa putrinya ND 13 tahun untuk mengikuti keyakinan tersebut, informasi yang dihimpun ND dipaksa ikut ritual menyembah matahari.
Jika menolak perempuan yang masih duduk di bangku SMP itu diancam bakal dibunuh. Karena takut, ND sempat mengikuti ajakan Adi hingga akhirnya dia tak tahan dan lapor polisi.
Adi menggunakan media sosial untuk mengajak orang ikut menyembah matahari. Dia rutin mem-posting tulisan-tulisan mengenai keyakinannya.
Salah satunya adalah saat dia berhasil mengajak ND menyembah matahari. Adi menyambut keberhasilan tersebut dengan kalimat syukur, karena urung mengorbankan sang anak.
Selain itu Adi juga diduga mengubah kalimat syahadat, dengan menambahkan kata matahari sebagai Tuhan yang wajib disembah.
Amalan ibadah yang disebarkan juga berbeda dengan Islam. Dia memerintahkan membaca selawat pagi dan sore sebanyak bilangan tertentu, sambil menghadap matahari.
Dalam catatan Kepolisian, Adi ternyata pernah berurusan dengan hukum. Dia kini berstatus buron dalam kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan pengeroyokan.
Polisi bekerja sama dengan operator seluler untuk melacak keberadaan Adi. Selama dalam pelarian, Adi memang sering memperbarui status Facebook-nya.
Selain itu atas kasus dugaan aliran sesat ini, Polres Probolinggo juga berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dengan harapan masyarakat tidak terpengaruh dengan ajaran dan ajakan Misnadi.
Bahkan dia memaksa putrinya ND 13 tahun untuk mengikuti keyakinan tersebut, informasi yang dihimpun ND dipaksa ikut ritual menyembah matahari.
Jika menolak perempuan yang masih duduk di bangku SMP itu diancam bakal dibunuh. Karena takut, ND sempat mengikuti ajakan Adi hingga akhirnya dia tak tahan dan lapor polisi.
Adi menggunakan media sosial untuk mengajak orang ikut menyembah matahari. Dia rutin mem-posting tulisan-tulisan mengenai keyakinannya.
Salah satunya adalah saat dia berhasil mengajak ND menyembah matahari. Adi menyambut keberhasilan tersebut dengan kalimat syukur, karena urung mengorbankan sang anak.
Selain itu Adi juga diduga mengubah kalimat syahadat, dengan menambahkan kata matahari sebagai Tuhan yang wajib disembah.
Amalan ibadah yang disebarkan juga berbeda dengan Islam. Dia memerintahkan membaca selawat pagi dan sore sebanyak bilangan tertentu, sambil menghadap matahari.
Dalam catatan Kepolisian, Adi ternyata pernah berurusan dengan hukum. Dia kini berstatus buron dalam kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan pengeroyokan.
Polisi bekerja sama dengan operator seluler untuk melacak keberadaan Adi. Selama dalam pelarian, Adi memang sering memperbarui status Facebook-nya.
Selain itu atas kasus dugaan aliran sesat ini, Polres Probolinggo juga berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dengan harapan masyarakat tidak terpengaruh dengan ajaran dan ajakan Misnadi.

No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.