Marquez Berharap Kunci Gelar Di Malaysia Dengan Unggul 33 Poin
Kemenangan di MotoGP Australia pada Minggu (22/10), merupakan kemenangan yang sangat penting bagi pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. Pasalnya, kini dengan dua seri tersisa, dia lebih kokoh berada di puncak klasemen pembalap, unggul 33 poin dari pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso yang baru bisa finis ke-13.
Dalam lomba ini, Marquez memulai dari pole, namun harus berjuang untuk posisi terdepan dan pertarungan sengit melawan enam pembalap lainnya. Dia menjalani salip berisiko dengan Valentino Rossi, Maverick Vinales, Johann Zarco, Andrea Iannone dan Jack Miller, dan harus menghindari serangan Cal Crutchlow.
"Jujur, ini balapan yang sangat menakjubkan, tapi pada awalnya saya mencoba untuk tenang, berusaha mencapai suhu ban dengan baik, tapi pada putaran kedua atau ketiga ada kontak, saya pikir dari Johann saya segera sadar bahwa saya harus membaca bagaimana balapan. , tentu juga akan sulit, "katanya dalam jumpa pers usai balapan.
Aksi seru satu sama lain menghirup tujuh pembalap, Marquez menyebutnya seperti balapan Moto3. "Kami bertempur dalam kelompok besar, seperti balapan Moto3, saya sangat menikmatinya, tapi di tengah balapan saya sadar harus menyerang, jika tidak mereka semua akan menyusul saya dimana-mana," katanya.
Marquez juga melihat beberapa kali senggol dengan Rossi dan Zarco. "Ini bahaya, tapi akhirnya saya bisa menyerang, saya juga harus mengendalikan balapan, memperhatikan posisi Dovi. Di sinilah saya harus finis di depan Dovi dan di Malaysia kita harus tampil sangat cepat. Jika gelar juara dunia Tidak ditentukan di Valencia, Jika saya tidak nyaman di Malaysia, maka saya akan berusaha mendapatkan poin saja, lebih baik ditentukan di Valencia sendiri ketimbang melakukan kesalahan, "pungkasnya.

No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.