Tuesday, October 3, 2017

Jokowi: Gaya Hidup Berpotensi Menjadi Sebuah Peluang Bisnis

Jokowi: Gaya Hidup Berpotensi Menjadi Sebuah Peluang Bisnis


Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa saat ini, Indonesia memasuki era gaya hidup. Dimana, saat ini banyak yang tidak sadar bahwa sudah marak pindah ke era gaya hidup.

Ia mengatakan bahwa membedakan kelas menengah dari kelas bawah gaya hidup atau gaya hidup. Istilah gaya hidup kelas menengah harus benar-benar diperhatikan.

"Misalnya China dengan 1,4 miliar orang tumbuh di atas 6 persen, populasi Asia Tenggara lebih dari 600 juta, pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen, dan itu membedakan kelas menengah dari kelas bawah gaya hidup," katanya.

Menurut Jokowi, ini peluang bisnis. Alasannya, ratusan juta orang sedang dalam proses bergabung dengan kelas menengah global. "Ini adalah peluang bisnis yang besar, jangan sampai ketinggalan, bukankah kita gagal mengerjakannya," kata Jokowi.

Jokowi menambahkan bahwa Indonesia memiliki potensi dan kekuatan UKM serta pengusaha besar. Jadi, katanya, jangan sampai negara tetangga tersebut betul-betul bekerja dan menjadi saingan.

"Ini cepat, siapa yang akan menjadi yang pertama, jadi kita harus tahu apa gaya hidup industri ini," katanya.

Ditambah lagi, bagian penting dari industri gaya hidup adalah komoditas gaya hidup. Saat ini, Indonesia memiliki kopi dan coklat, dimana pertumbuhan permintaan keduanya sangat besar.

"Kita sekarang berada di posisi nomor 4, Brasil, Vietnam, Kolombia, Indonesia baru, padahal kalau ingin menjadi nomor satu enggak sulit, karena kita masih punya banyak lahan," jelasnya.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.