Thursday, October 12, 2017

Gajah Liar Menggamuk, Warga OKU Tidak Berani Keluar Rumah

Gajah Liar Menggamuk, Warga OKU Tidak Berani Keluar Rumah


Kehadiran empat gajah liar dari kawasan Suaka Margasatwa Satwa Satwa Gunung Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan mengganggu masyarakat sekitar sehingga kebutuhan untuk menangkap hewan segera.

Pembaca Camat Buay Selatan Ogan Komering Ulu (OKU), Tarmizi mengatakan keberadaan satwa liar yang dicurigai terpisah dari kawasan Suaka Margasatwa Gunung Raya ini mengganggu masyarakat sehingga harus segera ditangkap.

"Baru-baru ini saya bersama tiga kepala kecamatan lainnya, Buana Pemaca Camat, Mekakau Ilir dan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah datang ke Kantor Konservasi Sumber Daya Alam (KKSDA) di Palembang yang meminta segera menangkap gajah liar tersebut," kata Tarmizi saat dikonfirmasi antara Kamis (12/10).

Hasil pertemuan tersebut, katanya, ditanggapi serius oleh KKSDA yang akan merumuskan strategi untuk menangkap empat gajah liar.

Menurutnya, KKSDA belum bisa memastikan jadwal penangkapan ikan gajah liar karena masih harus menyusun strategi dan menyiapkan peralatan yang dibutuhkan.

"KKSDA sedang berupaya untuk memastikan bahwa penangkapan tersebut tidak berakibat fatal bagi masyarakat dan gajah liar itu sendiri," katanya.

Keberadaan empat ekor gajah liar tersebut diduga berasal dari kawasan hutan Suaka Maka Satwa sejak beberapa waktu lalu, membuat masyarakat sekitar menjadi cemas bahkan keluar rumah untuk bergerak seperti biasa.

Ia berharap pihak terkait dalam kasus ini KKSDA Palembang dapat segera menangkap kawanan gajah liar, mengingat Pemkab OKU Selatan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan atau mengalokasikan satwa yang dilindungi.

"Sambil menunggu proses penangkapan, kami memohon kepada masyarakat agar selalu berhati-hati agar tidak melecehkan dan melukai kawanan gajah liar sehingga hewan tersebut tidak marah," katanya.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.