Saturday, November 11, 2017

Anies Menerima Banyak Keluhan Saat Mengunjungi Warga Kepulauan Seribu

Anies Menerima Banyak Keluhan Saat Mengunjungi Warga Kepulauan Seribu


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri peringatan 16 tahun Kabupaten Kepulauan Seribu, Sabtu (11/11). Kehadirannya dimanfaatkan oleh warga Kepulauan Seribu untuk mengajukan keluhan.

Mahyudin, perwakilan masyarakat Pulau Pramuka mengeluhkan jumlah terumbu karang yang rusak. Wisatawan yang mulai mengepak sebagian besar wilayah utara Jakarta sebagian besar menargetkan keindahan bawah laut. Untuk itu, dia meminta perhatian pada Anies.

"Kita juga butuh air tanah, padahal para pengunjung sudah ribuan. Kalau ngandalin air tanah berpikir mandi di laut dan sumurnya sama, tolong buat reverse osmosis (RO) sesegera mungkin. Sampai 2016 sampai sekarang mangkrak tidak ada baseball setelahnya, "kata Wahyudi.

Sementara itu, Jamriah, warga Pulau Sabira mengeluhkan sulitnya akses transportasi untuk sampai ke daratan. Mengingat pulau Sabira adalah pulau terjauh dari daratan. Selain itu, keterbatasan komunikasi, karena sinyal di Pulau Sabira memang tidak terlalu mendukung.

"Karena setiap pemerintah daerah kita selalu janji transportasi, karena komunikasi juga ada XL cuman yang hari ini juga terbatas sampai 1 bulan kita berkomunikasi tanpa keluarga," keluhnya kepada Anies.

Sementara itu, Abdul Rasyid, warga Pulau Tidung mengeluhkan transportasi, pendidikan dan kesehatan. Dia menyoroti masalah kesehatan di tempatnya. Karena puskesmas di daerah tersebut selalu penuh untuk dirawat di rumah sakit.

"Ambulans juga perlu ditambahkan," katanya.

Mendengar semua keluhan tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, telah menampung semua masukan dari warga Kepulauan Seribu. Namun warga diminta bersabar, karena ia berjanji akan mencari solusinya.

"Nah semuanya bisa selesai dalam 1 bulan, kita hanya 3 minggu, jadi kita akan selesai dan nanti dan kita semua memesan sesuai kebutuhan, kita adalah rangking dasar," jelasnya.

Mantan Menteri Pendidikan tersebut mengakui bahwa pekerjaan rumahnya sebagai pemimpin Jakarta sangat banyak. Tapi jangan berharap semuanya akan selesai dalam sebulan, karena dia dan wakilnya Sandiaga Uno hanya melayani tiga minggu.

"Jadi semua PR direkam, tapi saya tidak mau menjawab oh iya tapi lihat tidak ada perubahan baseball Kita butuh solusi yang sesuai dengan kondisi infrastruktur abad 21. Konektivitas adalah isu utama dan itu komunikasi dan transportasi," kata Anies.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.