DEMI GADIS PEMALANG SEORANG BULE BELANDA RELA DI KHITAN
Gadis yang berusia 27 tahun yang bernama Khumairoh asal Pemalang ini sungguh sangat beruntung nasibnya. Gadis ini bekerja di PT Capeni Logistik Kuningan Jakarta di bidang pengiriman barang impor dan ekspor itu, tak pernah menduga keisengannya justru jadi momen penting hidupnya berkaitan asmara. Saling mengenal lebih dalam satu sama lain lewat chatting keduanya lantas jatuh cinta. Menjalani hubungan jarak jauh kurang lebih setahun Khumairoh dan Raymond memutuskan hubungan serius ke pelaminan.
Raymond mendatangi rumah Khumairoh di Desa Pegirian Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang dengan maksud ingin melamar gadis pujaan hatinya itu.Raymond pun memperkenalkan diri kepada Romadhon dan Tarmidah, orang tua Khumairoh. Demi membuktikan keseriusan pada gadis pujannya, proses lamaran tak semata mengikatkan cincin di jari manis saja. Di momen lamaran itu, Raymond juga rela diantar berkhitan di klinik dokter di wilayah Kabupaten Pemalang.
Pengecekan warga asing tersebut dikatakan Sriyanto memang mesti dilakukansebagai upaya antisipasi potensi terjadinya gangguan Kamtibmas. Dari pengecekan identitas diketahui bahwa Raymond datang ke Indonesia pada tanggal 2 September dan ia menggunakan paspor wisata. "Tahun2018 keduanya berencana menikah. Sebelum menikah Raymond mengungkapkan akan mengucapkan dua kalimat syahadat untuk menjadi mualaf. Kedua orang tua Khumairoh juga nampak senang, putrinya mendapat jejaka asal luar negeri," kata Sriyanto.

No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.