Sunday, October 22, 2017

Pasutri Membunuh Kakek Kandungnya Hanya Karena Warisan

Pasutri Membunuh Kakek Kandungnya Hanya Karena Warisan


Diduga luka mewarisi lagi, pasangan Kopriyadi alias Yin (25) dan Asmara (19), sangat ingin membunuh kakeknya bernama Maskun (58). Setelah melakukan penyelidikan, kedua pelaku tersebut akhirnya ditangkap oleh polisi.

Insiden tersebut terjadi saat korban sedang mengetuk karet di kebunnya di Desa Taba Remanik, Kecamatan Selangit, Musi Rawas, Sumatera Selatan, Selasa (17/10) pagi. Kedua pelakunya pergi diam-diam ke korban.

Pelaku Kopriyadi langsung menjerat leher korban dengan menggunakan sabuk karet penggiling yang dimodifikasi untuk menampung sekantong kopi. Setelah kematian, tubuh korban diseret oleh dua pelaku ke tepi tebing tidak jauh dari kebunnya. Pelaku lari dengan sepeda motor.

Mencurigakan tidak pernah pulang, istri dan anak korban menjemput kebun. Setelah dilacak, keluarga tersebut menemukan tubuh korban terbaring telentang di samping pohon karet.

Polisi dicurigai dibunuh, diselidiki. Akhirnya, pelaku mengarah ke coupe sehingga penangkapannya beberapa hari kemudian.

Unit Tindak Pidana Polisi Musi Rawas, AKP Wahyu Setyo Pranoto mengungkapkan bahwa kedua tersangka telah lama merencanakan pembunuhan hingga akhirnya dieksekusi. Korban adalah kakek kedua tersangka.

"Pengungkapan dilakukan bersama dari Satreskrim dan Polsek Terawas, kedua tersangka mengaku sebagai pembunuh," kata Wahyu, Minggu (22/10).

Diduga, pembunuhan itu dimotivasi oleh balas dendam. Beberapa hari sebelumnya, ibu pelaku (korban anak) bertengkar dengan korban karena hutang.

Korban tidak menerima tanda terima. Dia juga membawa kebun warisan yang dia berikan kepada ibu tersangka. Akibatnya, kedua tersangka merencanakan pembunuhan tersebut karena sakit hati dengan korban.

"Kasus ini masih diselidiki oleh penyidik, kedua tersangka diamankan di Polsek Terawas," pungkasnya.

Dalam kasus ini, penyidik ​​menyita beberapa bukti. Diantaranya adalah unit merek sepeda motor Satria FU nomor polisi BG 2162 GH, seikat tali yang digunakan dalam pembunuhan tersebut, selembar sarung tangan korban, serta beberapa helai korban dan pelaku.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.